Unit Pembibitan Padi Hemat Lahan

Unit Pembibitan Padi Hemat Lahan

Kegunaan:

Mesin ini bekerja menggunakan sistem ban berjalan (conveyor belt) untuk meletakkan kotak bibit yang akan dilewatkan di bawah tempat pengisian tanah dan penebar benih. Tahapan pengisian dimulai dengan pengisian tanah dasar sebanyak 2 kg, kemudian penebaran benih secara merata ke atas permukaan tanah dasar sebanyak 150g dan selanjutnya penuangan lapisan tipis tanah sebanyak 0,5 kg untuk menutup benih yang telah ditaburkan. Mesin ini digerakkan oleh motor listrik. Setelah kotak melewati ban berjalan maka siap dipindahkan ke rak tempat pemeliharaan persemaian. Kotak tersebut disusun secara berjajar dan bertingkat sehingga dengan rak berukuran 3×1,25×1,5 m yang terdiri atas 5 tingkat mampu menampung sebanyak 100 kotak persemaian. Rak tersebut dilengkapi dengan 10 titik penyiraman menggunakan sistem irigasi curah (sprinkler) pada tiap tingkat. Aliran air dikendalikan oleh pompa berkapasitas 30 liter/menit yang diatur oleh pengatur waktu (timer). Waktu penyiraman dan jumlah air dapat diatur sesuai keperluan. Lama pemeliharaan adalah sekitar 14 hari.

Keunggulan:

  • Persemaian dapat dipelihara di lahan kering diluar areal tanam/sawah dengan penyiraman (hemat lahan/air)
  • Mengurangi resiko kegagalan karena banjir di lahan sawah
  • Mengurangi resiko serangan hama dan penyakit
  • Pengendalian pertumbuhan lebih mudah
  • Pertumbuhan bibit lebih cepat
  • Dapat mengikuti jadwal air/percepatan musim tanam
  • Perhitungan biaya operasional unit ini menghasilkan harga bibit yang sebanding dengan harga bibit yang ditanam secara konvensional (harga bibit siap tanam termasuk pencabutan dan pengangkutan ± Rp. 350.000/ha areal tanam).
  • Secara ekonomis unit pemibibitan padi hemat lahan ini membuka peluang bisnis baru dibidang penyediaan bibit bagi petani. Dengan melakukan bisnis perbibitan padi, akan diperoleh manfaat lain yaitu penghematan waktu dan lahan untuk penyiapan tanam padi yang berurutan.

Spesifikasi:

Spesifikasi teknis : Model PW- JP – 02 /20 Panjang/ lebar/ tinggi : 1330 / 1015 / 540 ( mm) Kecepatan kerja : 2,0 – 2,5 km/jam Sistem transmisi : Kopling sentrifugal, worm gear Reduction rasio : 37 : 1 Jumlah alur (row) : 2 buah Jarak antar alur (row) : 20 cm Pelumas transmisi : Oli SAE 90 – 140 / 0,3 liter Tipe : Motor bakar 2 tak Volume displacemen : 41 cm3 Daya maksimum : 1,36 kW ( 1,85 HP)/ 5000 rpm Jenis Busi : NGK BM6A Bahan bakar : Campur ( Bensin 25 : Oli 2T 1) Kapasitas tangki : 1,3 liter Sistem start : Tali tarik ( recoil) Berat total : 19 kg Konsumsi bbm : 0,5 – 0,7 lt/jam Kapasitas kerja teoritis : 10 – 12 jam/ha ( 1 arah penyiangan)

Leave a Reply