Beranda » Mesin Pertanian » Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih Graha Mesin
click image to preview activate zoom

Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih Graha Mesin

Stok Tersedia
Kategori Mesin Pertanian, Mesin Usaha / UKM
Tentukan pilihan yang tersedia!
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih Graha Mesin

Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih

Deskripsi Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih

Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih adalah tempat atau wadah yang dirancang khusus untuk menyimpan dan menjaga benih tanaman dengan baik agar tetap berkualitas. Fungsinya adalah untuk melindungi benih dari kerusakan fisik, kelembaban berlebih, serangan hama, dan penyakit.

Spesifikasi Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih:

  • Dimensi Total : 125 x 125 x 235 cm
  • Tinggi Kaki : 35 Cm
  • Bahan : Full Stainless
  • Sistem : Knock Down (Bisa Bongkar Pasang)
  • Ukuran Laci : Menyesuaikan

Cara Kerja Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih

Bak penyimpanan dan penampungan benih bekerja dengan prinsip menjaga kondisi lingkungan yang optimal untuk menyimpan benih tanaman. Berikut adalah beberapa langkah atau cara kerja yang umumnya dilakukan dalam bak penyimpanan dan penampungan benih:

  1. Kondisi Lingkungan yang Terkontrol: Bak benih biasanya dilengkapi dengan pengatur suhu, kelembaban udara, dan ventilasi. Pengaturan ini penting untuk menciptakan lingkungan penyimpanan yang tepat agar benih tetap dalam kondisi optimal.
  2. Pencegahan Serangan Hama dan Penyakit: Bak penyimpanan benih dirancang untuk mencegah masuknya serangga, jamur, atau penyakit lain yang dapat merusak benih. Ini bisa melibatkan penggunaan bahan-bahan tertentu yang dapat menghalangi serangan hama atau penyakit tanaman.
  3. Pemeliharaan Kebasahan yang Tepat: Benih memerlukan tingkat kelembaban tertentu untuk tetap dalam kondisi baik. Bak penyimpanan harus mampu menjaga kelembaban yang tepat agar benih tidak terlalu kering atau basah.
  4. Kebersihan: Penting untuk menjaga kebersihan bak penyimpanan benih agar tidak ada kotoran atau zat-zat lain yang dapat merusak kualitas benih.
  5. Pemantauan dan Pengujian Berkala: Bak penyimpanan benih sering kali melibatkan pemantauan secara berkala terhadap kondisi lingkungan di dalamnya dan pemeriksaan benih untuk memastikan tidak ada kerusakan atau penurunan kualitas.
  6. Pengemasan yang Tepat: Benih disimpan dalam wadah atau kemasan yang sesuai agar tidak terkena paparan langsung udara atau cahaya yang dapat merusak kualitasnya.
  7. Rotasi dan Manajemen Stok: Sistem rotasi stok benih dapat diterapkan untuk memastikan benih yang lebih lama disimpan tidak kehilangan daya tumbuhnya. Ini berarti benih yang lebih lama disimpan akan digunakan lebih dulu daripada benih yang baru masuk.

Video Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih

 

Keunggulan Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih

Bak penyimpanan dan penampungan benih memiliki beberapa keunggulan yang penting dalam menjaga kualitas dan keberlangsungan benih tanaman. Beberapa di antaranya termasuk:

  1. Pemeliharaan Kualitas Benih: Bak penyimpanan yang dirancang dengan baik dapat menjaga kualitas benih dengan cara mengontrol suhu, kelembaban, dan ventilasi udara. Ini membantu mencegah kerusakan fisik, penurunan daya tumbuh, serta meminimalkan risiko serangan hama dan penyakit.
  2. Pencegahan Penyakit dan Serangan Hama: Dengan lingkungan yang terkendali, bak penyimpanan benih dapat mengurangi risiko serangan penyakit tanaman dan serangga yang dapat merusak benih. Hal ini memungkinkan benih tetap dalam kondisi yang optimal untuk pertumbuhan di masa mendatang.
  3. Pengaturan Kondisi Lingkungan: Bak penyimpanan biasanya dilengkapi dengan sistem pengatur suhu, kelembaban, dan ventilasi yang memungkinkan penyesuaian untuk kondisi penyimpanan yang tepat. Ini membantu menjaga benih tetap segar dan siap untuk dijual atau ditanam.
  4. Pemantauan yang Mudah: Dengan bak penyimpanan yang dirancang secara khusus, pemantauan kondisi benih menjadi lebih mudah. Pengawasan terhadap kelembaban, suhu, dan kualitas benih bisa dilakukan secara teratur untuk memastikan kondisi penyimpanan yang optimal.
  5. Manajemen Stok yang Lebih Baik: Dengan bak penyimpanan yang baik, manajemen stok benih dapat diperbaiki. Rotasi stok benih dan pemilihan benih yang lebih tua untuk penggunaan lebih awal dapat meningkatkan efisiensi dalam penggunaan benih.
  6. Meningkatkan Umur Simpan Benih: Bak penyimpanan yang tepat dapat memperpanjang umur simpan benih. Hal ini penting karena benih yang disimpan dengan baik dapat tetap bermutu tinggi selama periode penyimpanan yang lebih lama.
  7. Mendukung Perkembangan Pertanian yang Berkelanjutan: Dengan penyimpanan benih yang baik, petani dapat memastikan ketersediaan benih berkualitas untuk tanaman mereka. Ini mendukung pertanian yang berkelanjutan dengan mengurangi kerugian hasil akibat penggunaan benih yang kurang berkualitas.

Fungsi Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih

Bak penyimpanan dan penampungan benih memiliki beberapa fungsi yang sangat penting dalam menjaga kualitas dan ketersediaan benih yang baik untuk penggunaan di masa mendatang dalam pertanian dan pemuliaan tanaman. Beberapa fungsi utamanya meliputi:

  1. Melindungi Kualitas Benih: Fungsi utama bak penyimpanan dan penampungan benih adalah melindungi kualitas benih. Ini mencakup pencegahan kerusakan fisik, menjaga kelembaban yang tepat, serta mengurangi risiko infeksi penyakit dan serangan hama yang dapat merusak benih.
  2. Menjaga Kondisi Lingkungan yang Optimal: Bak penyimpanan dirancang untuk menciptakan kondisi lingkungan yang optimal bagi benih. Ini termasuk pengaturan suhu, kelembaban, dan ventilasi yang sesuai agar benih tetap segar dan siap tanam.
  3. Pengaturan Kadar Air: Fungsi bak penyimpanan adalah menjaga kadar air dalam benih agar tetap stabil. Kelembaban yang terkontrol membantu mencegah kelebihan atau kekurangan air yang dapat merusak benih.
  4. Pencegahan Terhadap Hama dan Penyakit: Bak penyimpanan benih harus mencegah masuknya serangga, jamur, bakteri, dan penyakit lainnya yang dapat merugikan kualitas benih. Ini memungkinkan benih tetap bersih dari infeksi atau kerusakan yang disebabkan oleh organisme patogen.
  5. Pemantauan dan Pengujian: Fungsi bak penyimpanan benih juga melibatkan pemantauan secara berkala terhadap kondisi lingkungan di dalamnya serta pemeriksaan benih untuk memastikan tidak ada kerusakan atau penurunan kualitas.
  6. Penyimpanan dan Pemeliharaan Benih: Benih disimpan dalam wadah atau kemasan yang tepat di dalam bak penyimpanan agar tetap dalam kondisi yang optimal. Ini membantu memperpanjang umur simpan benih.
  7. Menjaga Ketersediaan Benih Berkualitas: Fungsi terpenting dari bak penyimpanan adalah memastikan ketersediaan benih berkualitas bagi petani atau pihak yang memerlukan benih untuk bercocok tanam atau kegiatan pemuliaan tanaman.

Cara Pemesanan

KANTOR & WORKSHOP
CV. Graha Mesin Globalindo
Jalan Raya Kapi Woro No 37,
Mangliawan, Pakis, Malang, Jawa Timur 65154.

WHATSAPP
Dian : 081285840001
Billy : 081285840002
CALL CENTER
Call Center : (0341) 718-369
Email : grahamesin@gmail.com
Youtube : grahamesin
Instagram : pabrikmesin

Tags: , , , , ,

Bak Penyimpanan dan Penampungan Benih Graha Mesin

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 148 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
error: Content is protected !!

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Billy
● online
Billy
● online
Halo, perkenalkan saya Billy
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja